FLORES TIMUR|TARGETINDO.COM- Solidaritas Persatuan Wartawan Lewotana Flores Timur (Pewarta Flotim), PMKRI, dan LMND melakukan aksi damai dengan menyalakan 1000 lilin di depan patung Herman Fernandez, Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kamis (28/4/2022) malam. Aksi tersebut dilakukan sebagai respon atas tindakan kekerasan yang dialami oleh Wartawan Media Online Suara Flobamora.com, Fabianus Latuan di Kota Kupang pada, Selasa (26/4/2022).
Koordinator aksi, Bony Riberu, ketika dalam orasinya menyampaikan, musibah yang dialami saudara Fabianus Latuan merupakan musibah bersama, menjadi keprihatinan bersama seluruh indonesia, pekerja pers, pekerja media. Sehingga, mendesak Polda NTT agar segera mengusut tuntas pelaku, sekaligus aktor intelektual kekerasan terhadap wartawan.
“Kita wartawan Flores Timur pada malam ini mengutuk keras tindakan premanisme yang yang dilakukan terhadap teman wartawan. Kita juga meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap, dan mengungkap siapa pelaku intelektual dibalik teraniayanya sadara kita Fabianus,”kata wartawan Zonalinenews.com ini.
Amar Ola Keda, Wartawan Pos Kupang dalam orasinya mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap kekerasan yang sering dialami insan pers. Menurutnya, penganiayaan wartawan Fabi Latuan adalah indikasi dari upaya pembunuhan karakter kerja pers.
“Ini jelas-jelas membunuh karya jurnalistik. Kita harus lawan. Karena kita pers, itu pilar keempat demokrasi,”katanya.
Amar menyayangkan tindakan tak manusiawi oleh kelompok tak dikenal itu. Menurutnya, kejadian itu menunjukan Negara telah gagal melindungi pekerja Pers sebagai pilar keempat demokrasi.
Yurgo Purab, wartawan Ekora NTT dalam orasinya mengatakan, tindakan kriminalisasi pers sebagai tanda matinya demokrasi di tanah air.
“Pemukulan terhadap Fabi Latuan itu pelecehan besar terhadap karya jurnalistik. Tindakan itu mematikan demokrasi,” tegasnya.
Patman Werang, orator berikut menyinggung tentang dugaan terlibatnya oknum intelek dibalik insiden pemukulan tersebut.
“Harus diusut karena setelah liput PT Flobamora, saudara Fabi dikeroyok. Sepertinya ada oknum intelek dibalik insiden itu,” katanya.
Kasie Humas Ipda Anwar Sanusi, mewakili Kapolres Flores Timur setelah menerima surat pernyataan sikap, mengucapkan terima kasih, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman wartawan, karena secara spontanitas telah menunjukan kepedulian terhadap sesama insan pers.
“Jadi malam ini, kami yang mewakili bapa Kapolres akan segera menindaklanjuti akan menjadi keinginan teman-teman sekalian,”katanya.
Berikut pernyataan sikap Pewarta Flotim :
- Mendesak aparat Kepolisian untuk segera menangkap pelaku penyerangan terhadap Fabianus Latuan, Wartawan Media Online Suars Flobamora.com
- Mendesak aparat Kepolisian untuk mengusut aktor intelektual dibalik penyerangan terhadap wartawan Fabianus Latuan.
- Mendesak aparat kepolisian untuk mengamankan TKP dan berbagai hal yang bisa menjadi bukti di sekitar TKP seperti CCTV.
- Mengutuk keras aksi brutal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap wartawan.
- Meminta Kapolres Flotim segera menindaklanjuti tuntutan Solidaritas Wartawan Flotim ke Polda NTT.
- Meminta Kapolda NTT bersama Jajarannya melindungi pekerja pers sebagai pilar keempat demokrasi. (Dem)


